Langsung ke konten utama

Tak Pandai Alat Musik

Ya alat musik adalah alat yang dapat menghasilkan nada-nada menjadi musik yang mencerminkan hati kita,
mungkin dengan petikan, gesekan atau tiupan...
Betapa leganya  kita dalam suasana yang tidak bisa di ceritakan atau diungkapan kita bisa tuangkan dan bermusik dengan memainkan sebuah alat musik....  sehingga merdu didengarkan diri sendiri atau pun orang lain.. bermusik memang butuh kejenusian sendiri dan pasti akan mempunyai nilai lebih sebagai manusia yang berkarya cipta dan karsa...
Tetapi untuk orang yang tidak bisa bermaian alat musik, apakah tidak akan bisa menghasilakan nada-nada yang mencerninkan suasana hatinya, dan apakah tidak bisa mengungkapannya...
Seolah olah orang tidak akan bisa tahu kegelisahan kita,,,
Seharusnya tidak, nada tidak harus keluar dari alat musik, nada adalah sebuah gelombang yang mungkin bisa kita keluarkan dari gerakan tubuh kita, siulan kita, tepuk tangan kita, mungkin tidak beraturan sensuai dengan nada yang dihasilkan alat musik...
Namun sertiap kebahagaian dan kesedihan bisa dingkapan dengan nada, tidak harus menggunakan alat musik, jangan merendah ketika kita tak dapat bermusik, karena ketika bermusik dan menyampaikan nada harus ada makna...
Bersiulah ketika senang, bertepuklah bila kita suka, menangislah bila sedih, berteriaklah bila marah karena di situ muncul nada-nada yang sesungguhnya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merenung

Merenung bukan berarti meratapi Merenung adalah pengumpulan energi Merenung bukanlah menyesali Merenung adalah menyikapi Merenung bukan berarti kalah Merenung adalah cara Dengan merenung kita mengumpulkan energi kembali, untuk menyikapi tindakan kita sebelumnya dan mencari cara untuk bagaimana melangkah kembali dengan benar.

Hujan

Hujan di musim seperti ini kita pasti merindukan hujan, suasana yang sejuk, melimpahnya air, banyak tawa anak kecil dibawah gerimis... Ya selain air kita pastikan meridukan senyum yang muncul ketika hujan, senyum bahagia ketika apa yang kita tanam bisa mendapatkan air, Kita suka hujan karena disitu munculnya sumber kehidupan, munculnya sebuah senyum, karena senyum adalah nyawa ketika kita menjalani sesuatu... Hujan mengubah warna kelam menjadi cerah, segarnya tanaman hijau di halaman kita.. Ketika bibit baru muncul memberi warna warni kehidupan Datanglah hujan, dan buat aku tersenyum kembali...

Kawan

Aku merindukanmu kawan,, Aku lupa siapa namamu aku lupa wajahmu aku lupa... Yang aku ingat adalah senyum tawa yang kita lakukan bersama.... Kebodohan dan kekonyolan yang dilakukan bersama.... Aku lupa kawan dimana kamu berada.. Saat ini yang aku temui hanyalah wajah wajah yang bersadiwara... tidak sepertimu kawan tawamu lepas... marahmu pengingat.... Semoga kita bertemu kembali kawan.... Melakukan hal konyol bersama... tertawa lepas bersama...