Langsung ke konten utama

Lingkaran

Dari awal kembali awal
sebuah bidang tanpa celah
membuat kita hanya berputar menemukan hal yang sama
membuat kita terjebak tak bisa keluar

Batas yang tak berujung
tanpa celah tanpa cahaya
membuat kita lelah menyusurinya
terasa kelam di dalamnya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merenung

Merenung bukan berarti meratapi Merenung adalah pengumpulan energi Merenung bukanlah menyesali Merenung adalah menyikapi Merenung bukan berarti kalah Merenung adalah cara Dengan merenung kita mengumpulkan energi kembali, untuk menyikapi tindakan kita sebelumnya dan mencari cara untuk bagaimana melangkah kembali dengan benar.

Hujan

Hujan di musim seperti ini kita pasti merindukan hujan, suasana yang sejuk, melimpahnya air, banyak tawa anak kecil dibawah gerimis... Ya selain air kita pastikan meridukan senyum yang muncul ketika hujan, senyum bahagia ketika apa yang kita tanam bisa mendapatkan air, Kita suka hujan karena disitu munculnya sumber kehidupan, munculnya sebuah senyum, karena senyum adalah nyawa ketika kita menjalani sesuatu... Hujan mengubah warna kelam menjadi cerah, segarnya tanaman hijau di halaman kita.. Ketika bibit baru muncul memberi warna warni kehidupan Datanglah hujan, dan buat aku tersenyum kembali...

Kawan

Aku merindukanmu kawan,, Aku lupa siapa namamu aku lupa wajahmu aku lupa... Yang aku ingat adalah senyum tawa yang kita lakukan bersama.... Kebodohan dan kekonyolan yang dilakukan bersama.... Aku lupa kawan dimana kamu berada.. Saat ini yang aku temui hanyalah wajah wajah yang bersadiwara... tidak sepertimu kawan tawamu lepas... marahmu pengingat.... Semoga kita bertemu kembali kawan.... Melakukan hal konyol bersama... tertawa lepas bersama...